free html hit counter

Unai Emery Upayakan Henrikh Mkhitaryan Bermain di Final Liga Europa

Taruhan Judi Online

Taruhan judi online ini merupakan situs judi bola yang didirikan secara online oleh pendiri kami agar lebih memudahkan bagi para pemain untuk memainkan dimana saja dan kapan pun saja dan kami juga akan selalu memberikan hal hal seputar bola yang sangat berguna sekali bagi semua pecinta bola dan semua hal ini sudah terbukti akan sangat berguna sekali untuk meraih keuntungan dan beberapa yang akan kami berikan ini yaitu berita bola jadwal boal serta prediksi bola yang akurat

Pelatih Arsenal, Unai Emery memberikan perkembangan terbaru mengenai keikutsertaan Henrikh Mkhitaryan di Final Liga Europa. Emery berjanji akan berupaya sekuat tenaga agar sang pemain bisa tampil di partai akbar tersebut.

Arsenal dipastikan menjadi finalis Liga Europa musim ini. Mereka berhasil mengalahkan Valencia di semifinal dengan agregat 7-3 sehingga mereka berhak menantang Chelsea di final Liga Europa musim ini.

Namun pada laga final nanti, Arsenal terancam tidak diperkuat Henrikh Mkhitaryan. Sang playmaker disebut tidak bisa masuk ke area Azerbaijan yang merupakan venue penyelenggaraan final ini, karena negara asal Mkhitaryan, Armenia terlibat konflik dengan Azerbaijan sehingga warga negara Armenia dilarang masuk ke area Azerbaijan.

Emery menegaskan bahwa untuk menjadi kampiun Liga Europa, ia membutuhkan semua pemain terbaiknya untuk bisa main.

Ia percaya Mkhitaryan sangat krusial bagi timnya sehingga ia dan pihak klub akan melakukan segala cara agar ia bisa bermain.

“Kami ingin semua pemain kami bisa bermain termasuk Mkhitaryan. Hari ini dia sudah bekerja dengan sangat baik dan kami akan melakukan segala cara agar ia bisa bermain bersama kami.”.

Beberapa waktu yang lalu, UEFA selaku penyelenggara Liga Europa membeberkan fakta mengejutkan. Baik Arsenal dan Chelsea hanya diberi jatah 6000 tiket masing-masing untuk partai final, kendati kapasitas venue mencapai 70 ribu kursi.

Emery mengaku sedikit kecewa dengan pembagian tiket ini karena ia merasa hal itu akan mengurangi atmosfer pertandingan di Baku nanti.

“Tiga tahun yang lalu tim saya [Sevilla] bermain menghadapi Liverpool di Swiss dan stadionnya penuh dengan suporter kami dan suporter Liverpool sehingga suasananya luar biasa.”

“Namun kali ini kami dan Chelsea masing-masing mendapatkan jatah 6000 tiket padahal kapasitas Stadion 70 ribu penonton. Saya percaya bahwa stadion akan tetap penuh, tetapi bukan dari pendukung kami atau pendukung Chelsea.” keluhnya.

kami berharap dengan semua yang telah kami berikan ini sudah sangat berguna sekali bagi para pemain dan kami juga berharap semakin banyaknya yang berminat bergabung dengan situs kami

Berita Bola, Jadwal dan Prediksi Bola Terbaru © 2017 Agen Sbobet Resmi